THEBOEGIS: Peristiwa
Showing posts with label Peristiwa. Show all posts
Showing posts with label Peristiwa. Show all posts

Saturday, February 25, 2017

KENAPA MEREKA FOKUS KE AHOK ?


KENAPA MEREKA FOKUS KE AHOK ?




Mungkin kita ketawa melihat hampir seluruh energi tercurahkan hanya kepada seorang Ahok.

Sesudah aksi massa besar beberapa kali, DPR pun tergiring untuk menjatuhkan Ahok melalui hak angket Ahokgate.

Kita harus punya perspektif luas bahwa apa yang terjadi selama ini sebenarnya bukan karena "hanya Ahok". Bukan..

Sejak lama, Indonesia ingin di-Suriahkan. Ini terlihat dari masuknya kepentingan2 pemberontak Suriah ke Indonesia melalui "kaki tangan" mereka.

Dan - meski sudah lama saya mengingatkan ada beberapa "ustad" yang menjadi sel2 mereka - kedok2 itu baru terbuka beberapa waktu ini. Terutama ketika Kapolrinya adalah Tito Karnavian yang sangat memahami gerak terorisme global.

Transfer uang ke Turki itu bukan barang baru, karena jika ditelisik sekian tahun ke belakang maka akan terlihat banyak jejak mereka melalui lalu lintas keuangan internasional.

Dulu sasaran mereka untuk membuat kegaduhan di Indonesia adalah isu "Syiah". Isu ini mengikuti isu di Suriah, dimana Bashar Assad Presiden Suriah dituding Syiah.

Untuk memperkuat isu itu, dibentuklah organisasi anti Syiah bernama ANNAS, atau Aliansi Nasional Anti Syiah. Berpusat di Cijagra Bandung, organisasi ini meluas di setiap kabupaten dan kota.

Tujuannya adalah ketika ada seruan "Jihad melawan Syiah", maka ANNAS akan bergerak sebagai motor dengan mengklaim bahwa mereka adalah Ahlusunnah Jamaah atau Sunni, musuh Syiah.

Sempat situasi ini dicoba ketika ada keributan di masjid Az-zikra Sentul dengan tuduhan bahwa Syiah menyerang, ustad Arifin Ilham langsung berseru "Jihad !".

Sayangnya, seruan ini sangat prematur. Tidak ada pergerakan apapun untuk memulai bentrokan Sunni - Syiah. Kemungkinan karena mayoritas masyarakat awam, apa itu Sunni dan apa itu Syiah.

Akhirnya mereka mencoba strategi baru dengan membuka kembali borok lama, yaitu perseteruan Islam dan Kristen.



Jejak strategi ini terlihat dengan adanya kasus Tolikara dan Singkil yang diharapkan akan meluas. Selain itu mereka ingin membuka luka kasus Poso dengan mengangkat teroris Santoso yang mati tertembak sebagai "pahlawan Islam". Ini seperti mengejek umat beragama Kristen di Poso dan memprovokasi supaya terjadi benturan kedua.

Sayangnya, mereka gagal lagi...

Dan mereka akhirnya berusaha mencoba membuka kembali tragedi gelap pembantaian PKI tahun 1965.

Isu bangkitnya PKI itu hanya langkah awal saja. Tujuan akhirnya adalah tumbuhnya kebencian terhadap ras Cina, senjata orde baru dalam menguasai negeri ini. Kalau disebut orde baru, tentu kita bisa menarik benang merah siapa yang sebenarnya bermain di belakang layar terhadap situasi yg terjadi belakangan ini..

Dan Ahok adalah "alat" yang sempurna untuk membangkitkan kebencian itu. Sebelumnya, mereka bermain2 di isu 'tenaga kerja ilegal dan investasi China di Indonesia.."

Isu itu terus dipelihara selaras dengan mendekati habisnya kontrak Freeport tahun 2021. Persis masa perebutan kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto, yang berakhir dengan ditanda-tanganinya perjanjian Freeport dan Indonesia di tahun 1967, 2 tahun sesudah pembantaian PKI dan warga etnis Cina.

Jadi bisa dilihat kasus Ahok hanyalah satu keping bagian dari seluruh gambar puzzle besar yang mereka buat. Ahok akan terus didemo untuk memelihara kebencian hingga satu saat dibenturkan.

Yang menarik, banyak warga NU dan Muhammadiyah sekarang tidak bisa melihat peta besar ini dengan jelas. Mereka terikut permainan global dengan potensi dibenturkan sesama bangsanya. Padahal NU dan Muhammadiyah adalah gerbang besar menuju NKRI. Hancurnya mereka adalah kehancuran kita...

Ini permainan panjang dengan penuh kesabaran dan dana yang sangat besar. Negara asing yang mempunyai kepentingan untuk menguasai sumber daya alam Indonesia yang melimpah, sedang terus mengintipi perkembangan kita.

Data2 perilaku kita di media sosial terus diserap, mengamati siapa yang kita benci, apa yang kita benci dan mana yang paling kita benci. Data2 itu terus diolah sampai "mereka" menemukan titik mana yang membuat kita akhirnya "perang saudara".

Dan - entah kenapa - saya masih yakin bahwa tahun 2019 adalah tahun yang berbahaya bagi kita semua..

Ah, terkadang secangkir kopi tidak mampu menyembunyikan kepahitannya..

Masjid yang pernah diisukan tidak akan mensholatkan dan mentahlilkan jenazah pendukung Ahok Adalah HOAX.


Magazine Daily QQ - Jakarta, Masjid Al-Waqfiyah merupakan masjid yang pernah diisukan tidak akan mensholatkan dan mentahlilkan jenazah pendukung calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 (dua) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Djarot sempat menyinggung isu tersebut saat menjadi khatib Salat Jumat di hadapan para jemaah. Ternyata isu yang beredar tersebut adalah informasi yang tidak benar atau hoax.
“Ada satu pengumuman dari Masjid Al-Waqfiyah ini yang menyatakan bahwa kira-kira, bagi umat muslim yang memilih pasangan calon tertentu kalau meninggal dunia tidak akan disalati, tidak dibacakan tahlil,” kata Djarot menyinggung isu yang sempat menjadi viral tersebut.
Djarot juga mengatakan bahwa ia mendengar isu tersebut dari kerabatnya yang tinggal di Surabaya. Setelah mendengar isu tersebut, ia langsung mengklarifikasi bahwa informasi yang sudah sempat beredar tersebut adalah informasi bohong.
“Padahal saya tidak tahu ini benar atau enggak. Tetapi saya mau jangan sampai ada yang termakan isu itu,” tegas Djarot.
Beberapa hari kemudian pihak Masjid Al-Waqfiyah membantah hal tersebut dan Djarot mengaku bersyukur bahwa ternyata isu tersebut tidaklah benar.
“Kami apresiasi dan beri penghargaan setingginya kepada pengurus masjid yang meluruskan berita itu bahwa itu tidak benar,” tutup Djarot.

Wednesday, February 22, 2017

BMKG: Hujan Disertai Petir Guyur Jabodetabek Siang Nanti



Magazine Daily QQ, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi, awan akan menyelimuti Jabodetabek pagi ini. Guyuran hujan diperkirakan hanya akan turun di wilayah Kepulauan Seribu.
Namun demikian, kondisi cuaca Jabodetabek diprediksi berubah pada siang hari nanti. Hujan disertai petir diperkirakan terjadi di hampir seluruh Jabodetabek, kecuali Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara serta Kepulauan Seribu.

Tak hanya itu, BMKG juga memprediksi hujan masih akan turun di Jabodetabek pada malam nanti.  Meski terjadi penurunan intensitas, namun untuk wilayah Bekasi dan Bogor masih diguyur hujan disertai petir.
Berikut prakiraan cuaca Jabodetabek selengkapnya yang dikutip Magazine Daily QQ berdasarkan laman resmi BMKG, bmkg.go.id, Rabu (22/2/2017).

WilayahPagiSiangMalam
BekasiBerawanHujan PetirHujan Petir
BogorBerawanHujan PetirHujan Petir
DepokBerawanHujan PetirHujan Sedang
Jakarta BaratBerawanHujan SedangHujan Lokal
Jakarta PusatBerawanHujan RinganHujan Ringan
Jakarta SelatanBerawanHujan PetirHujan Ringan
Jakarta TimurBerawanHujan PetirHujan Ringan
Jakarta UtaraBerawan TebalHujan RinganHujan Ringan
Kepulauan SeribuHujan LokalBerawanHujan Lokal
TangerangBerawanHujan PetirHujan Lokal



Keluarga Siti Aisyah Gelar Pengajian 7 Har


Magazine Daily QQ, Serang - Keluarga besar Siti Aisyah, warga negara Indonesia yang diduga membunuh Kim Jong-nam kakak pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, mengadakan pengajian. Acara itu digelar guna mendoakan keselamatan, kesehatan, dan kesabaran ibu satu anak itu dalam menjalani seluruh proses hukum di Malaysia.
"Pengajian ini buat ngedoain anak saya supaya diberikan keselamatan," kata Astria, ayah Siti Aisyah, saat ditemui di kediamannya usai pengajian, Serang, Selasa 21 Februari 2017.

Pengajian di kediaman orangtua Siti Aisyah yang berlokasi di Kampung Rancasumur, Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten, sudah berlangsung selama 3 hari berturut-turut. Rencananya, keluarga memang mengadakan pengajian selama 7 hari.
Keluarga pun berharap Siti Aisyah dapat kembali berkumpul bersama di Tanah Air dan menjalani kehidupannya seperti sedia kala. Bahkan, kondisi kesehatan orangtua Siti menurun lantaran tak dapat tidur nyenyak dan tak nafsu makan.
"Keluarga berharap supaya anak saya tidak dihukum, tidak bersalah, itu juga harapan warga lainnya," tegas ucap Astria.
Sebelumnya, Siti ditangkap aparat berwenang Malaysia pada 16 Febuari 2017. Penangkapan selang 3 hari dari insiden kematian Jong-nam di Bandara Internasional Kuala Lumpur.
"Dia teridentifikasi dari CCTV yang berada di bandara dan ia sendirian saat ditangkap," ucap Inspektur Jenderal Khalid Abu Bakar seperti dikutip dari Straits Times, Kamis 16 Februari 2017.
Siti Aisyah ditahan di penjara Malaysia sejak, Kamis 19 Februari 2017. Awalnya, perempuan tersebut dibui di penjara di Negara Bagian Selangor. Namun, pada Sabtu 18 Febuari 2017, tempat penahanan Siti Aisyah dipindahkan dari Selangor ke Kuala Lumpur.

Tuesday, February 21, 2017

Penemuan Kerangka Manusia Berusia 7.500 Tahun


Peneliti Dunia Melirik

Banda Aceh, (Magazine Daily QQ)Kalangan peneliti dunia mulai melirik hasil penemuan Balai Ar­­keologi (Balar) Medan, yang menemukan kerangka manusia dan ga­jah di Loyang Mendale, Aceh Tengah yang diperkirakan sudah ber­usia 7.500 tahun. 
Penemuan terungkap setelah arkeolog Ba­lar Medan, Dr Ketut Wiradyana dan ka­wan-kawan melakukan penelitian di Loyang (Goa) di sekitar Danau Laut Tawar tersebut. Ini juga menunjukkan kalau manusia sudah menetap di wilayah tersebut sejak 8.430 tahun silam.
Arkeolog Balai Arkeologi Sumatera Uta­ra, Dr Ketut Wiradnyana mengungkapkan, rencananya pekan depan atau 26 Februari, para ilmuwan dari Universtas Kophenhagen, Denmark akan melakukan penelitian DNA atas temuan kerangka manusia purbakala tersebut.
“Mereka datang atas keinginan sendiri tanpa ada undangan sama sekali. Ini menunjukkan dunia mulai melirik hasil temuan kita di Loyang Mendale dan sekitarnya,” ujar Ke­tut kepada Analisa via telepon selular, Minggu (19/2).
Ketut bersama tim Balar Medan yang saat ini sedang berada di Takengon menambahkan, ketertarikan para ilmuan dariUniversitas Kophenhagen itu setelah melihat laporan yang dimuat di jurnal internasional tentang hasil penelitian.
“Ke depan, peradaban Gayo secara khu­sus dan Indonesia secara umum, berdasarkan hasil temuan ini bisa jadi referensi du­nia,” ujar Ketut.
Sebelumnya, Universitas California Santa Cruz juga sudah melakukan penelitian atau tes DNA (deoxyribonucleic acid-red) de­ngan sampel tulang gigi manusia pra sejarah Loyang Mendale dan Ujung Karang.
“Memang tes DNA sudah dilakukan oleh Lembaga Eikjman Jakarta dan sudah ada ha­silnya, di antaranya DNA Urang Gayo sama dengan Batak, namun ada beberapa data lagi yang ingin kita dapatkan dan pihak Eikjman meminta bantuan ke California,” terangnya.
Kecewa
Tetapi di sisi lain, Ketut menyampaikan ra­sa kekecewaannya karena lokasi penemu­an asal-muasal nenek moyang orang Gayo itu kurang mendapat perhatian dari pemerin­tah daerah maupun provinsi. Bahkan hingga saat ini statusnya tidak jelas.
Lebih menyedihkan lagi, lokasi temuan ke­rangka manusia purbakala itu yang bisa di­jadikan objek wisata sejarah itu, justru di­biarkan kotor dan terkesan tidak terawat sa­ma sekali.
“Saya rasa, ini harus menjadi perhatian pemerintah baru di Aceh dan Aceh Tengah,” ujar Ketut sambil menambahkan, jika lo­ka­si­nyabenar-benar dikelola, pasti bisa menja­di sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) ba­gi Aceh Tengah.
Dikatakan, pemerintah daerah harus bisa mem­perjuangkan lokasi temuan ini sebagai wi­layah budaya atau situs. Dengan demikian, bukan saja menjadi objek wisata, namun ju­ga dapat menjadi objek penelitian ma­sya­rakat dunia.
Di Gayo, secara umum berdasarkan hasil­ temuan dari penelitian yang dilakukan Ba­lar Medan, sudah ada kehidupan di Loyang Mendale sejak 7.500 tahun lalu. Saat ini, dari hasil analisis terbaru, dapat dipastikan le­bih tua lagi, yakni 8.430 tahun lalu sudah ada­ aktivitas manusia di Loyang.
“Informasi yang saya terima dari Badan Tenaga Atom Nasional (Batan), jika sampel berupa tulang kaki gajah yang ditemukan di sini berusia 8.430 tahun,” ujar Ketut sambil menambahkan, dari analisa Batan, gajah dikomsumsi manusia saat itu selain hewan lain dan tumbuhan-tumbuhan.
Direncanakan, padaMaret 2017 nanti pihaknya akan melakukan kegiatan yang bertajuk; “Rumah Peradaban Gayo” guna memperkenalkan hasil penelitian bagi para pelajar dan mahasiswa. Kegiatan berupa penelitian, FGD, sarasehan, dan lainnya.

TNI AL Selidiki Dugaan Prajuritnya Terlibat Investasi Pandawa


Daily Magazine QQ, Jakarta - Kasus penipuan dan investasi bodong Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pandawa Mandiri Group diduga melibatkan oknum TNI AL. TNI pun melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan prajuritnya ikut bermain di bisnis investasi tersebut.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama Gig Jonias Mozes Sipasulta membenarkan adanya kemungkinan itu. Namun pihaknya belum bisa memastikan apakah anggotanya terlibat sebagai korban atau leader.

"Ada kemungkinan (anggota TNI AL), saya ada satu anak buah yang ikut Pandawa. Tetapi umpama ada banyak yang terlibat, entah sebagai korban atau terlibat sebagai leader," ujar Gig saat dihubungi di Jakarta, Senin (20/2/2017).

Dia juga mengaku belum mengetahui apakah ada anggotanya yang ditangkap bersama bos Koperasi Pandawa, Salman Nuryanto di tempat persembunyiannya di Mauk, Tangerang, Banten. Pihaknya tengah memverifikasi sejauh mana keterlibatan anggota TNI dalam penipuan investasi itu.
"Saya nggak bisa ngomong. Intinya sampai detail (pengungkapan) kami baru berbicara. Kami masih proses penyelidikan," tutur Gig.

Informasi dari Pelapor
Sebelumnya beredar kabar bahwa Nuryanto diamankan bersama seorang anggota Polisi Militer (POM) Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) III berpangkat sersan dua.
Namun tiga orang yang digelandang bersama Nuryanto ke Mapolda Metro Jaya maupun empat saksi yang dilepaskan saat penangkapan, dipastikan polisi tidak ada anggota TNI. Rumah tempat Nuryanto melarikan diri di Tangerang diketahui milik temannya.
"Enggak ada (anggota TNI yang ditangkap), saya jawab tidak ada," ucap Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Wahyu Hadiningrat saat merilis para tersangka di kantornya.
Adapun keterlibatan anggota TNI AL diketahui dari informasi para pelapor yang menyebut salah satu anggota pengawas KSP Pandawa Group adalah anggota TNI AL berinisial APW yang disebut-sebut bertugas di Pusat Hidro Oseanografi.
Nuryanto ditangkap bersama tiga rekannya yang langsung ditetapkan sebagai tersangka. Nuryanto diduga menimbulkan kerugian ratusan ribu nasabahnya mencapai Rp 4 triliun.

Monday, September 19, 2016

Hanya Karena Minta Makan Ayam Goreng Ibu Tega Bacok Anak Kandung Hingga Tewas

Seorang Ibu di Sumatera Selatan tega menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri hanya dipicu soal makanan. Kejadian memilukan itu terjadi pada Senin, 19/09/2016, di rumah keluarga tersebut di Desa Tanjung Muning, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

 Ibu sekaligus pelaku dalam peristiwa ini bernama Jumira, 36 tahun, sedangkan anaknya yang telah tewas Bernama Dilla , 7 tahun. Pada mulanya, sekira pukul 17.00 WIB, Dilla pulang dari main dan meminta makan kepada ibunya. Sang ibu kemudian mengambilkan anaknya itu sepiring nasi dengan lauk tumis kangkung dan tahu.

Tutorial Blogger

Tutorial Komputer

Tutorial Install Karaoke