THEBOEGIS: Computer Tutorial
THEBOEGIS

Free Software & Template Full Tutorial.

Showing posts with label Computer Tutorial. Show all posts
Showing posts with label Computer Tutorial. Show all posts

Friday, October 5, 2018

Website BAPPEDA Pangandaran Jadi Sasaran Hacker Tiap Hari

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pangandaran mengungkapkan bila website miliknya itu hampir setiap hari diretas. Upaya jahat di dunia siber oleh hacker itu biasanya mengubah tampilan website Bappeda Pangandaran.

Sekretaris BAPPEDA Kabupaten Pangandaran Oki Dariamustari mengatakan, hacker biasanya merubah tampilan isi situs.



"Akibat diretas informasi yang disampaikan pada website tidak bisa terakses publik," kata Oki.

Namun isi naskah yang telah diunggah pada laman BAPPEDA tidak dirubah, tetapi hal ini menjadi kendala untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.

"Kami belum bisa menemukan solusi untuk mengatasi serangan hacker yang hampir dilakukan setiap hari," tambahnya.

Alternatif terakhir yang biasa dilakukan oleh BAPPEDA di antaranya mematikan server setiap malam dan membukanya kembali pada pagi hari hingga siang.

"Website kami untuk saat ini baru bisa diakses hanya siang menjelang malam," papar Oki.

Oki menjelaskan, butuh anggaran untuk memperkuat ketahanan situs sebagai solusi memperkuat sistem keamanan.

"Rencananya website BAPPEDA akan terintegrasikan dengan website milik Dinas Kominfo," jelasnya.

Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah serangan yang dilakukan peretas atau hacker.

Wednesday, October 3, 2018

Awas! Hasil Pilpres 2019 "Bakal" Diacak-acak Hacker Internasional

Semua pihak yang berkepentingan dengan Pilpres 2019 harus memperkuat pertahanan sistem IT agar tidak bisa ditembus hacker. Hacker menyerang karena memanfaatkan kelemahan sistem. Sehingga serangam hacker asing bisa saja terjadi. Apalagi di manapun tak ada sistem IT yang sempurna, kelemahan selalu ada


Munculnya informasi ke ruang publik terkait dugaan masuknya hacker asing ke Indonesia harus menjadi peringatan dini bagi pemerintah dan rakyat Indonesia. Karena potensi Indonesia diserang hacker asing sangat terbuka. Apalagi serangan yang mereka sangat berbahaya bagi kedaulatan bangsa dan negara Indonesia. Para hacker itu juga berpotensi menimbulkan kekacauan pelaksanaan Pilpres 2019.

"Peringatan dini ini khususnya bagi pihak-pihak yang mempunyai kewajiban menjaga kedaulatan, keamanan dan ketertiban NKRI agar mencermati isu ini baik dari pihak BIN, BAIS, Mabes Porli, Badan Cyber Nasional atau Lembaga Sandi Negara," kata pengamat intelijen dari The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA), Harits Abu Ulya seperti yang dikutip dilaman Harian Terbit, pada Rabu (29/9/2018).

Harits menuturkan, jangan sampai kehidupan sosial politik ekonomi dan keamanan Indonesia diacak-acak melalui serangan kejahatan cyber.Bahkan jika ini terkait dengan Pilpres 2019 maka masing-masing dari tim atau desk cyber dua calon capres-cawapres Jokowi – Ma’ruf Amin dan Prabowo – Sandiaga untuk perlu dan wajib mewaspadai atas serangan kejahatan cyber tersebut.

"Bagi semua elemen yang ingin suksesi 2019 berjalan secara jujur adil transparan serta akuntable dan melahirkan produk kepemimpinan yang kredible maka proses dari awal hingga akhir perlu steril dari kecurangan atau bahkan tindak kejahatan melalui dunia cyber dari pihak siapapun," jelasnya.

Sangat Berbahaya

Terpisah, pengamat politik dari Lembaga Kajian dan Analisa Sosial (LeKAS) Karnali Faisal mengatakan, apapun motifnya, Tim Cyber Mabes Polri harus menyelidiki kebenaran dugaan puluhan hacker asing masuk Indonesia tersebut. Jangan dibiarkan dugaan masuknya hacker asing tersebut menjadi isu liar. Jika benar ada hacker, perlu dilakukan tindakan guna memberikan ketentraman dan kedamaian masyarakat Indonesia.

Server Instagram Down/Tumbang

Tumbangnya Instagram tidak hanya dialami oleh pengguna di Indonesia. Berdasarkan pengamatan di Twitter, banyak netizen dari berbagai negara yang mengeluhkan Instagram down.


Banyak yang awalnya mengira paket internet mereka habis. Bahkan ada juga menghapus dan menginstall ulang aplikasi Instagram-nya. Tapi ternyata aplikasi milik Facebook itu memang sedang mengalami gangguan.

Selama beberapa waktu Instagram down sehingga tak bisa diakses pengguna di sejumlah negara. Mengonfirmasi sempat mengalami masalah, Instagram pun minta maaf.

Pun demikian, media sosial berbasis foto dan video itu tidak menjelaskan lebih lanjut secara lebih rinci mengenai masalah apa yang terjadi sehingga layanannya sempat tumbang.


"Betul bahwa pengguna sempat mengalami kesulitan mengakses akun Instagram mereka. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, sekarang Instagram sudah bisa diakses kembali," kata perwakilan Instagram saat dihubungi detikiNET, Rabu (3/10/2018).

Tumbangnya Instagram sempat jadi topik hangat karena masalah serupa dialami para pengguna di penjuru dunia. Mereka ramai-ramai "lari" ke Twitter untuk curhat dan mencari informasi, seraya mengusung tagar #instagramdown.

Hal itu membuat #instagramdown sempat menempati posisi teratas trending topic Twitter secara global. Para pengguna Instagram kemudian juga berkicau gembira ketika tahu Instagram sudah pulih setelah sekitar 45 menit tumbang.

Sumber: https://inet.detik.com/

50 Juta Akun Facebook Dibobol Hacker, Ini Bahaya yang Menghantui

Facebook diretas, membuat setidaknya ada 50 juta penggunanya yang berada dalam bahaya. Tanpa ada efek samping pun peretasan semacam itu sudah menjadi hal yang sangat mengerikan.

Namun di balik itu, ada bahaya lain yang mengintip dari peretasan tersebut. Yaitu sistem login Single Sign-On Facebook yang dipakai di banyak situs lain di dunia maya, dari Tinder sampai Expedia.


Mungkin Anda pun salah satu pengguna sistem login tersebut; Anda mendaftar di situs lain, Tinder misalnya, menggunakan login Facebook agar tak perlu mengisi formulir lagi, juga membuat dan mengingat user ID dan password -- karena data yang dipakai bakal diambil dari Facebook.

Sistem semacam ini sebenarnya bukan cuma mempermudah pengguna, karena tak perlu lagi direpotkan oleh mengisi berbagai data pribadi saat mendaftar di suatu situs, melainkan juga mempermudah para pemilik situs karena bisa menciptakan sistem login yang lebih aman, mengandalkan infrastruktur milik Facebook -- yang di atas kertas seharusnya lebih aman.

Sistem login semacam ini sebenarnya bukan cuma diterapkan oleh Facebook, karena Google pun menggunakannya. Namun dalam penerapannya, sistem login milik Facebook ini lebih luas digunakan di berbagai situs.
Masalahnya, saat Facebook diretas seperti saat ini, data-data Single Log On itu pun bisa bocor ke si peretas karena mereka bisa mengakses token atau kunci digital ke akun Face book. Dengan token itu, si peretas bisa mengontrol akun Facebook korbannya secara penuh.

Data-data pengguna yang bisa diakses si peretas pun bisa bermacam-macam. Dari bermacam pesan pribadi di layanan Tinder, sampai informasi paspor yang tersimpan di Expedia.

Dalam pernyataan resminya, Facebook mengklaim kalau hasil investigasi mereka menunjukkan tak ada akses ke aplikasi lain yang dilakukan oleh si peretas.

Facebook sebelumnya sudah me-reset akses token dari 50 juta penggunanya yang menjadi korban peretasan ini, dan 40 juta pengguna lain yang mungkin ikut terkena dampaknya.
Referensi: https://inet.detik.com/

Hacker Ditangkap Setelah Hack Situs Akademi Militer AS

Seorang pria dari California mengaku bersalah meretas situs web militer dan pemerintah dalam kampanye defacement terkait dengan situasi politik Gaza. Billy Ribeiro Anderson, juga dikenal sebagai “Anderson Albuquerque” dan “AlfabetoVirtual,” mengaku bersalah atas dua tindak kejahatan komputer di pengadilan di Distrik Selatan New York.


Menurut jaksa AS, dari 2015 – 2018, pria berusia 41 tahun itu melakukan aksi defacement dengan mengakses secara ilegal lebih dari 11.000 militer AS, pemerintah, dan situs web bisnis. Dengan menggunakan kodenama AlfabetoVirtual, peretas mengganti konten di setiap situs web dengan “coretan”-nya sendiri, termasuk memposting teks “Hacked by AlfabetoVirtual,” “#FREEPALESTINE” dan “#FREEGAZA“. Pesan-pesan ini berhubungan dengan situasi politik antara Palestina, Israel, dan jalur Gaza yang terkepung.
Dalam laporan kejaksaan AS, dua kasus defacing yang menjadi sorotan adalah aksinya saat meretas situs NYC Comptroller di 2015 dan Combating Terrorism Center at West Point di 2016. Berikut tampilan saat situs tersebut diretas:




Mirror:
Dalam kasus pertama, Anderson mengeksploitasi kerentanan dalam plugin pihak ketiga yang digunakan oleh situs web. Pada yang terakhir, peretas dapat mengeksploitasi kerentanan cross-site scripting (XSS) untuk mengkompromikan akun administrator dan memotong kontrol akses.
Penegak hukum mengatakan pada hari Selasa bahwa Anderson tidak hanya bertanggung jawab atas peretasan kedua web tersebut, tetapi ia juga ribuan server web di seluruh dunia. Peretas memasang malware di server-server ini yang diretasnya untuk menjaga aksesnya dan menciptakan backdoor, memberikan dirinya hak administratif dalam sistem.
Anderson dihadapkan hingga 10 tahun penjara atas kejahatannya tersebut. Hukuman sudah dijadwalkan dan dijadwalkan akan berlangsung pada Februari 2019.
Sebagai tambahan, pelaku juga pernah “menyambangi” situs pemerintahan Indonesia antara lain situs pemerintahan Sulawesi Barat, Website pemerintahan Kota Bontang, dan Pengadilan Agama Limboto di tahun 2016.

Referensi: https://news.linuxsec.org/seorang-peretas-ditangkap-setelah-melakukan-defacing-ke-situs-akademi-militer-as/

Monday, October 1, 2018

Cloudflare Ikut Ramaikan Persaingan Domain Registrar

Cloudflare, Inc. adalah perusahaan AS yang menyediakan layanan jaringan pengiriman konten, mitigasi DDoS, keamanan Internet, dan layanan nameserver domain terdistribusi, yang berada di antara pengunjung dan penyedia hosting pengguna Cloudflare, bertindak sebagai proxy terbalik untuk situs web. Nah kabar gembiranya, saat ini selain menyediakan layanan yang telah disebut diatas, Cloudflare juga menjadi registrar domain.


Sebelumnya, Cloudflare memang sudah bertindak sebagai registrar untuk klien perusahaan mereka, tetapi sekarang telah memperluas layanan mereka sehingga semua pelanggan mereka dapat menggunakannya untuk mendaftarkan domain baru atau mengelola yang sudah ada.
Menurut Matthew Prince, pendiri dan CEO Cloudflare dalam sebuah postingan blog awalnya ia terkejut dengan banyaknya registrar yang “menipu” konsumen dengan biaya tambahan (hidden fee) saat menggunakan layanan mereka. Ambil contoh di halaman harga domain tertera harga $8, namun saat pembayaran ada biaya administrasi sebesar $1 yang dibebankan.

“Kami menyadari bahwa satu hal yang dibutuhkan setiap pelanggan Cloudflare adalah domain, jadi mereka membutuhkan registrar yang dapat mereka percayai. Dengan Cloudflare Registrar, kami berjanji untuk menawarkan kepada pelanggan kami praktik keamanan terbaik dengan harga terbaik. Tujuan kami adalah menjadi registrar domain pertama yang akan kalian sukai.”

Sebagai registrar, untuk setiap domain yang terdaftar, Cloudflare harus membayar harga kepada perusahaan yang mengelola TLD tertentu. Misalnya, ketika seseorang menggunakan Cloudflare untuk mendaftarkan domain .com, Cloudflare membayar Verisign, yang mengelola TLD .com sebesar $ 7.85 ditambah biaya ICANN sebesar $ 0.18. maka biaya total yang akan dibayar menjadi $ 8.03. Dan harga itulah yang akan dipasang di halaman daftar harga domain di Registrar Cloudflare.

Sementara sebagian besar registrar domain menambahkan biaya tambahan untuk menghasilkan keuntungan, Cloudflare telah menyatakan bahwa mereka hanya akan membebankan pelanggan apa yang harus mereka bayar sendiri. Jadi jika mereka harus membayar $ 8.03 untuk sebuah domain, hanya nominal itulah yang harus dibayar.

Cloudflare telah merilis biaya untuk mendaftarkan domain .com, .net, .info, dan .org. Domain .com akan berharga $ 8.03, .net akan berharga $ 9.95, .info akan berharga $ 11.02, dan .org akan berharga $ 10.11.
Saat artikel ini ditulis, Cloudflare Registrar memang belum bisa diakses. Kalian harus mendaftar early access lewat dashboard Cloudflaremu.


Ya semoga saja dengan adanya Cloudflare Registrar menjadi kabar baik bagi para pengguna Cloudflare. Dan semoga saja akan lebih banyak free stuff bagi pengguna Cloudflare yang mendaftarkan domainnya di Cloudflare Registrar.

Referensi: https://news.linuxsec.org/cloudflare-ikut-ramaikan-persaingan-domain-registrar/

Hacker Curi Akses Token dari 50 Juta Pengguna Facebook

Hacker Curi Akses Token dari 50 Juta Pengguna Facebook – Apakah kemarin (28/9) siang kalian tiba-tiba ter-logout dari Facebook? Tenang saja, kamu tidak sendiri karena Facebook mengkonfirmasi bahwa ada peretas atau mungkin sekelompok peretas yang mengeksploitasi kerentanan zero-day dalam platform media sosial populer tersebut yang memungkinkan mereka mencuri akses token lebih dari 50 juta akun pengguna.



Dalam posting blog singkat yang diterbitkan, Facebook mengungkapkan bahwa tim keamanannya menemukan serangan itu tiga hari yang lalu (pada 26 September) dan mereka masih menyelidiki insiden keamanan.

Tidak mau ambil resiko, tim Facebook akhirnya melogout paksa penggunanya dan mengupdate akses token mereka. Dan ketika login kembali maka pengguna akan mendapat pemberitahuan tentang adanya security update tersebut.

Kerentanan, yang detail teknisnya belum diungkapkan dan sekarang ditambal oleh Facebook, berada dalam fitur “View As” – fitur yang memungkinkan pengguna untuk mencari tahu apa yang akan dilihat pengguna Facebook lainnya jika mereka mengunjungi profilmu.


Menurut tim Facebook, kerentanan tersebut memungkinkan peretas untuk mencuri akses token rahasia yang kemudian dapat digunakan untuk mengakses secara langsung informasi pribadi pengguna tanpa memerlukan kata sandi akun asli mereka atau memvalidasi kode otentikasi dua faktor.
Akses token memungkinkan seseorang mengakses akun Facebook tanpa login ke akun Facebook. Mungkin kalian yang menggunakan bot like atau bot komentar di Facebook sudah paham kegunaan akses token tersebut.
Saat artikel ini ditulis, fitur “View As” masih tidak bisa digunakan. Fitur tersebut dinonaktifkan sementara kemungkinan sampai investigasi masalah ini selesai. Pihak facebook sendiri juga sudah menghubungi FBI mengenai adanya pelanggaran keamanan tersebut.


Karena penyelidikan masih dalam tahap awal, Facebook belum menentukan apakah penyerang menyalahgunakan token akses yang dicuri dari 50 juta akun atau jika ada informasi sensitif yang diakses.

Referensi: https://news.linuxsec.org/hacker-curi-akses-token-dari-50-juta-pengguna-facebook/

Monday, August 6, 2018

Cara Membuat Lirik Lagu Karaoke pada Video Menggunakan Adobe Premeire

Cara Membuat Lirik Lagu Karaoke pada Video Menggunakan Adobe Premeire
Berkaraoke ria merupakan hal yang sangat menyenangkan dan mampu menghilangkan kepenatan bagi sebagian orang. Mungkin Anda termasuk salah satunya. Lalu, Pernahkah Anda mengamati setiap Anda berkaraoke pasti terdapat video beserta lirik sebagai panduan Anda bernyanyi. Tentunya jika Anda berkaraoke pada tempat karaoke. Lantas bagaimana cara membuat lirik karaoke pada video seperti yang ada pada tempat karaoke? Pada artikel ini penulis akan membahas bagaimana cara membuat lirik karaoke pada video dengan menggunakan Adobe Premiere. Namun, sebelum memulai tutorial ini Anda harus menyiapkan lagu karaoke yang ingin ditampilkan nantinya. Jika Anda belum mempunyai lagu karaoke, Anda bisa membuat lagu karaoke sendiri dengan membaca artikel yang sudah saya tulis sebelumnya. Tidak hanya lagu karaoke saja yang harus disiapkan, Anda juga harus menyiapkan naskah lirik dan video dari lagu yang ingin ditampilkan.
Berikut cara membuat lirik karaoke pada video menggunakan Adobe Premiere : Buka Adobe Premiere, pilih New Project > DV-PAL > Standart 48 Khz.
Catatan: DV PAL merupakan system standart broadcast yang digunakan Indonesia. Jumlah frame perdetik (Fps) DV PAL terdiri dari 25 Frame.
2. Kemudian Import video dan lagu karaoke yang sudah disiapkan, pilih File > Import atau tekan Ctrl+I.
3. Letakkan video dan lagu karaoke Anda ke lembar kerja.
4. Selanjutnya buat teks/lirik dengan cara pilih Title > New Title > Default Still. Kemudian berikan nama pada kolom title.
Membuat Teks atau Lirik 
Catatan: Berikan nama judul teks dengan kata pertama pada bait lagu agar Anda tidak kebingunan saat memasukkan teks pada lembar kerja.
5. Pilih teks dan tuliskan bait pertama lagu.
6. Selanjutnya tempatkan teks atau lirik pada lembar kerja. Sesuaikan nada lagu dengan lirik lagu.
7. Langkah berikutnya copy paste teks/lirik yang sudah Anda buat. Berikan warna yang berbeda pada teks/lirik ini.
Catatan : Jangan ubah letak maupun besar kecilnya font yang sudah ada pada langkah ini karena akan mempengaruhi pada langkah-langkah selanjutnya.
8. Masukkan copy-an teks/lirik kedalam lembar kerja. Taruhlah tepat diatas lirik sebelumnya.
9. Cari Effect Crop pada tab effect pilih Video Effect > Transform > Crop. Kemudian drag n drop ke copy-an lirik.
Video Effect > Transform > Crop
10. Atur Effect Crop pada tab Effect control. Pilih right dan atur penempatan keyframe dengan aturan keyframe awal 100% dan keyframe pada kata terakhir 0%.
11. Untuk lirik pada bait-bait selanjutnya ulangi langkah 4 sampai 10. Diperlukan ketelitian dan ketelatenan untuk menempatkan lirik hingga sesuai dengan nada pada lagu karaoke. Semakin tepat Anda menempatkan lirik pada video

Tuesday, July 31, 2018

Collection of Hidden Codes in Microsoft Office Word

Kumpulan Kode Tersembunyi Dalam Microsoft Office Word
Collection of Hidden Codes in Microsoft Office Word
I posted a collection of hidden codes in Microsoft Word, hopefully useful for those of you who are still learning with Microsoft Word. Although we often use Microsoft Word, but sometimes there are some tips and tricks that we don't know yet. In fact, these tips and tricks that we master will greatly help simplify and speed up our task. Now, I will show you some hidden microsoft word codes that you might not know about. I divided these Microsoft Word tips and tricks into two groups. The first trick tips using a mouse and the second trick tips using a combination of keyboard keys or commonly called short keys. Okay, let's just look at the following Microsoft Word tricks tips.
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done