THEBOEGIS: Nasional
Showing posts with label Nasional. Show all posts
Showing posts with label Nasional. Show all posts

Tuesday, July 18, 2017

Sistem Canggih Milik Menteri Susi, Maling Ikan? Jangan Harap Bisa Kabur




Magazine Daily QQ - Menteri Kelautan dan Perikanan, Ibu Susi Pudjiastuti terus memperbaharui sistem pemantauan aktifitas lepas pantai sebagai salah satu upaya untuk memerangi pencurian ikan di perairan Indoensia.

Salah satunya adalah dengan menggunakan sistem pelacak Global Fishing Watch (GFW) yang dikembangkan perusahaan asal Amerika Serikat, Skytruth dan Google. Sistem tersebut hari ini dipamerkan Susi di kantor KKP (Kementerian Kelautan Perikanan).

GFW merupakan basis sistem teknolgi pengawasan yang memanfaatkan data satelit untuk mengawasi aktivitas penangkapan ikan komersial yang terjadi di seluruh dunia.
Klik di sini <== Untuk Melihat Live Score Sepak Bola
GFW bekerja dengan menganalisa data dari jaringan Automatic Identification System (AIS). AIS sendiri, merupakan alat yang terpasang di badan kapal dan memancarkan data GPS yang menunjukkan lokasi kapal yang bersangkutan.

Aaron Roan, Data Scientist Skytruth mengatakan, data pergerakan kapal dari mulai identitas kapal, kecepatan kapal hingga arah pergerakan kapal yang diperoleh dari satelit, akan dianalisa GFW untuk mengenali perilaku kapal.

"Kita tak tahu apa yang terjadi di laut, tapi di sini (GFW) kita bisa lihat ada kapal (asing) di situ, kemudian bertemu kapal dari Indonesia di situ," kata Roan sembari menunjukkan contoh pergerakan kapal asing dari Singapura yang tengah berpapasan dengan kapal ikan asal Indonesia di tengah Samudra Hindia.

Dengan analisa yang dilakukan sistem GFW, aktivitas mencurigakan di tengah laut bisa lebih mudah dikenali.

"Aktivitas bertemu dan berhentinya kapal di laut itu di pertanyakan. Apa itu salah satu pola transhipment," tambahnya.

GFW melengkapi sistem pendeteksi yang saat ini sudah dimiliki KKP lewat VMS (Vessel Monitoring Syatem) yang juga sama-sama memanfaatkan data AIS untuk memantau pergerakan kapal Indonesia dengan ukuran di atas 30 GT.

Kelebihannya, GFW memiliki cakupan yang lebih luas ketimbang VMS. Sehingga bisa mendeteksi keberadaan kapal dari AIS atau GPS kapal yang bersangkutan meskipun tengah berada di luar perairan Indonesia.

Selama ini, AIS di luar perairan Indonesia tidak akan terdeteksi oleh sistem VMS. Celah ini lah yang sering dimanfaatkan pencuri ikan untuk melarikan diri dari Indonesia.

Dengan sistem  terbaru yang telah dimanfaatkan oleh ibu Susi beberapa tahun belakangan ini, persentase kapal pencuri ikan memiliki ruang untuk melarikan diri lebih sedikit.
Klik di sini <== Untuk Melihat Baca Tips Bermain Game Kartu Online
"Data-data (dari GFW) inilah yang akan di  tindak lanjuti dan di analisa oleh kami kata ibu susi di kantor KKP. Jadi bukti awal untuk melakukan investigasi. Jangan salah, kapal-kapal kita sudah bisa melaut ke laut dalam, ini kan kerugian buat Indonesia. Produksi (ikan) rendah, pajaknya juga rendah. Jadi perilaku ini yang harus ditertibkan," pungkas Susi.            

Tuesday, July 4, 2017

Gerebek Tempat Perjudian, Polda Sumsel Tangkap 91 Orang


Jakarta - Kepolisian dari Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan menangkap 91 orang dalam penggerebekan tempat perjudian di kota Palembang. Polisi juga menyita barang bukti berupa peralatan perjudian, mata dadu, dan sepeda motor.

Operasi ini digelar pukul 17.00 WIB di tempat perjudian yang ada di Jalan Noerdin Pandji, Kawasan Talang Buruk, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang, Senin (3/7/2017). Operasi ini masih merupakan dari rangkaian operasi Ramadniya.

"Operasi ini masih berkaitan dengan operasi Ramadniya. Jadi memang kita bersihkan semua tempat perjudian dan penyakit masyarakat. Terbukti 91 orang berhasil kita amankan, di mana 70 orang pria dan 21 orang wanita," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Prasetijo Utomo di lokasi penggere.

91 Orang yang ditahan tersebut sempat kocar-kacir saat mengetahui polisi datang di tempat perjudian. Beberapa di antaranya bahkan berusaha untuk melarikan diri. Polisi langsung menutup akses keluar lokasi perjudian dan berhasil menangkap semua orang tersebut.

Beberapa orang juga tengah asyik bermain judi saat polisi melakukan penggerebekan. Mereka langsung panik saat polisi datang menangkap. 

Operasi digelar setelah adanya laporan masyarakat yang resah dengan aktifitas perjudian di lokasi tersebut. "Ini semua (Pelaku) kita bawa ke Mapolda untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Terkait sudah sejak kapan beroperasi, kita akan dalami dan juga mencari siapa pemilik tempat perjudian ini," ujar Prasetijo. 


Monday, May 15, 2017

Harga Ban Melambung, Pengusaha Truk Terpaksa Naikkan Tarif


Magazine Daily QQ JAKARTA - Pengusaha jasa truk logistik akan menaikkan tarif pengiriman barang pada musim sibuk Ramadan dan Lebaran tahun ini.
Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Bidang Distribusi dan Logistik Kyatmaja Lookman mengatakan, pengusaha terpaksa menaikkan tarif karena stok ban radial semakin menipis ditambah melambungnya harga ban lokal.
"Ini repotnya jadi transporter. Padahal sekarang volume sedang tinggi-tingginya," katanya kepada Bisnis, Minggu (14/5/2017).
Kyatmaja yang juga CEO PT Lookman Djaja ini menuturkan, kenaikan beban biaya mereka sekitar 7%-10% atau sekitar Rp500 ribu per trip untuk rute Jakarta-Surabaya.
Dijelaskan, untuk konsumen dengan kontrak di awal pihaknya memang tidak bisa menaikkan harga. Namun, untuk konsumen nonreguler terpaksa dinaikkan.
Dia menambahkan, seperti tahun-tahun sebelumnya biaya pengiriman memang naik di musim sibuk seperti ini karena pertambahan volume. Namun, tahun ini berbeda karena faktor pasokan ban.
Ban merupakan komponen termahal kedua setelah bahan bakar. Untuk rute Jakarta-Surabaya, biaya bahan bakar yang dihabiskan sekitar Rp1 juta-Rp1,5 juta per trip. Sedangkan ban, jika memakai buatan lokal sekitar Rp1 juta. Sedangkan bila memakai ban radial impor harganya lebih murah 50%.
Kenaikan harga ban tersebut seiring dengan semakin menghilangnya ban truk jenis radial ( kawat baja ) impor di pasaran. Penyebabnya adalah Peraturan Menteri Perdagangan RI nomor 77/M-DAG/PER/11/2016 tentang ketentuan impor ban yang berlaku awal tahun ini.

Thursday, May 11, 2017

Anonymous Indonesia Turun Tangan Karena Timbangan Hukum Indonesia Telah Rusak



Melihat Kejujuran ahok, hacker anonymous indonesia tergerak hati nya, Setelah aksi meretas situs Telkomsel dan situs Indosat Ooredoo, kini giliran situs Pengadilan Negeri Negara, 

Pantauan Magazine Daily QQ, situs www.pn-negara.go.id tersebut memuat foto Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Peretas yang menamakan Konslet & Achon666ju5t tersebut juga mengirimkan pesan berupa tulisan:


"Simple explanation: they didn't know the diffrence between "eat with spoon" and "eat spoon". They claimed both are same meaning, and made this governor guilty. the end."

"RIP Justice In My Country", "Indonesian Hacker Rulez "Presidentkuvukilland@gmail.com"

Hingga tulisan ini di terbitkan, situs pengadilan negeri masih belum beroperasi dengan normal, sesekali tampil tertulis "The site can't be reached".

Tidak Tertutup Kemungkinan Hacker yang menamakan mereka "Anonymous Indonesia" akan meretas lebih banyak lagi situs pemerintah apabila tidak memperbaiki Timbangan Hukum Di Indonesia.

Selasa (9/5) kemarin, majelis hakim memvonis Ahok 2 tahun penjara karena diyakini telah menodai agama dengan menyebut Surat Al-Maidah 51 yang dikaitkan dengan politik pilkada. Ahok sebagai gubernur, disebut majelis hakim, seharusnya berhati-hati mengeluarkan pernyataan.

Ahok kini dipindahkan di Rutan Mako Brimob setelah sempat ditahan di Rutan Cipinang. Dia menyatakan banding atas vonis itu.

Saturday, April 29, 2017

Kehebatan dan Cerita di Balik Simpang Susun Semanggi


Magazine Daily QQ, Jakarta ,Simpang Susun Semanggi yang rencananya akan jadi infrastruktur pengentas kemacetan di kawasan itu ternyata menyimpan keunikan dan cerita di baliknya.

Deputi General Manager Superintendent Proyek Simpang Susun Semanggi dari Wijaya Karya Dani Widiatmoko menuturkan, Simpang Susun Semanggi memiliki salah satu teknologi jembatan tercanggih saat ini.

Dua flyover yang melingkar ini tersusun dari 333 segmental box girderyang telah dicetak (precast) untuk kemudian disusun. Tantangannya, jika cetakan tidak sama persis atau berbeda beberapa sentimeter saja, antara boks yang satu dan yang lain tidak akan bertemu sempurna.

Jarak antarkolom terjauh, sekitar 80 meter, menuntut kepresisian dalam pemasangan. Sebab, jika tidak, flyover ini bisa ambruk sewaktu-waktu.

"Pengerjaannya enggak expose, sering kali ada beton yang kelihatan, itu namanya cold joint karena sambungan antara cor beton yang lama sama baru enggak ketemu. Kemudian di kolomnya Anda lihat benar-benar expose presisi, silakan benchmark (bandingkan) ke tempat yang lain," kata Dani di lokasi, Selasa (21/2/2017).





Kecanggihan teknologi ini sebenarnya bukan yang pertama. Jembatan Semanggi, bersama Gelora Bung Karno, awalnya merupakan proyek prestise Bung Karno saat menyambut tamu Asian Games tahun 1962.



Jembatan tersebut mulai dibangun pada 1961. Ketika Presiden Soekarno telah mantap dengan idenya untuk membangun sebuah stadion olahraga megah di kawasan Senayan, Ir Sutami mengusulkan membangun jembatan guna mengatasi kemungkinan munculnya persoalan kemacetan lalu lintas.

Sutami, yang kala itu menjabat Menteri Pekerjaan Umum (PU), memunculkan ide itu dalam rapat kabinet. Dia mengaku khawatir kemacetan lalu lintas bakal timbul jika ada acara besar di Senayan.

" Jembatan Semanggi yang lama pada masanya menggunakan teknologi beton yang paling update, menggunakan precast. Kemudian pada zaman Pak Harto, Simpang Semanggi ini dikembangkan, ada tol dalam kota. Nah, terus pada zaman Pak Jokowi dan Pak Ahok ini disempurnakan," ujar Dani.

Berbeda dari jembatan pada umumnya di Ibu Kota dan Indonesia,Simpang Susun Semanggi memiliki dimensi XYZ, atau tiga dimensi, yakni memiliki ramp on dari bawah kemudian membentang dengan melingkar, dan ramp off atau turunan.


Adapun jembatan ini didesain oleh Jodi Firmasyah, ahli jembatan dari ITB yang pernah merancang Jembatan Barelang yang kini jadi ikon Pulau Batam.



Simpang Susun Semanggi yang rencananya akan jadi ikon Jakarta kedua setelah Monas tak hanya menyimpan kecanggihan, tetapi estetika dengan makna personal bagi Jakarta.

Salah satu estetika yang akan dinikmati warga nantinya adalah pencahayaan lampu warna-warni di sepanjang bentangnya.

Ketika diinisiasi pada 1961, Semanggi dipilih sebagai nama jembatan tersebut. Semanggi sesungguhnya nama lokal (Jawa) tumbuhan Marsileaceae yang bisa dijadikan lalapan. Tanaman merambat itu hidup di semak, berdaun majemuk, dan biasa ditemukan di dekat perairan.

"Jembatan ini kita anggap seperti daun semanggi, mengapung di atas air, sehingga nanti lampunya itu bisa disetel warnanya, kemudian dengan software khusus kita berikan efek seperti gelombang air," kata Dani.

Dani mengatakan, pakar pencahayaan dari Australia tengah mengkaji desain pencahayaan Simpang Susun Semanggi. Lampu ini nantinya bisa dikendalikan dari Balai Kota, tepatnya markas Jakarta Smart City.

Adapun pagar flyover atau parapet memiliki motif daun semanggi di sisi luarnya, sedangkan sisi dalam akan bermotif gigi balang seperti rumah adat Betawi.

"Parapetnya kita gunakan kearifan lokal," ujar Dani.

Pengerjaan pembangunan Simpang Susun Semanggi dilakukan PT Wijaya Karya Tbk. Dana yang dianggarkan untuk pembangunan proyek itu mencapai Rp 360 miliar. Dana tersebut berasal dari nilai kompensasi pengembang PT Mitra Panca Persada, anak perusahaan asal Jepang, Mori Building Company.

Jembatan layang Semanggi ini akan terdiri dari dua ruas. Satu ruas diperuntukkan bagi kendaraan dari arah Cawang menuju ke Bundaran Hotel Indonesia, dan satu ruas lainnya untuk kendaraan dari arah Slipi menuju Blok M.

Wajah terbaru Semanggi ini rencananya akan diresmikan pada 17 Agustus 2017 bertepatan dengan hari ulang tahun ke-72 Indonesia.

Sunday, March 19, 2017

Akibat Isu Medsos Soal Penculikan, Perempuan Ini Nyaris Diamuk

Akibat Isu Medsos Soal Penculikan, Perempuan Ini Nyaris Diamuk

Surabaya - Seorang perempuan menjadi korban amuk massa di Jalan Hang Tuah VIII, Semampir, Surabaya. Perempuan bertubuh cukup gemuk itu dituduh warga sebagai penculik anak. Untung polisi segera menyelamatkannya.

"Warga menuduh perempuan itu berusaha menculik anak salah seorang warga sehingga warga marah," kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Ardian Satrio Utomo saat dihubungi detikcom, Sabtu (18/3/2017).

Amuk massa, kata Ardian, berawal saat warga menyebar isu bahwa seorang perempuan asing berjaket hijau sedang menuntun anak kecil yang merupakan anak salah seorang warga. Setelah ditemukan, perempuan itu digelandang. Warga sempat memukulinya.

"Ada kalau sekitar 500 warga yang berkerumun," kata Ardian.

Akibat Isu Medsos Soal Penculikan, Perempuan Ini Nyaris DiamukKerumunan orang di lokasi 


Mendengar keramaian itu, polisi datang ke lokasi. Perempuan itu segera diamankan dari massa yang hendak menghajarnya. Polisi membawa perempuan yang berusia sekitar 40 tahunan itu ke sebuah toilet milik warga dan memasukkannya ke dalamnya. Hal itu dilakukan agar tak ada yang menganiaya perempuan itu sembari menunggu mobil patroli datang ke lokasi.

Perempuan ini disangka penculik anakPerempuan ini disangka penculik anak 


Sekitar 30 menit kemudian, mobil patroli datang dan segera membawa perempuan itu ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Polisi yang melakukan penyelidikan menemukan bahwa tuduhan warga itu tidak benar. Perempuan yang dituduh telah menculik anak itu ternyata seorang pengemis.

"Setelah bertanya ke para saksi, tidak benar kalau perempuan itu menuntun anak kecil. Saksi hanya melihat perempuan itu hanya mengelus-elus kepala anak kecil yang memberinya uang. Tak ada warga yang berani dimintai keterangan ke kantor (polisi) kalau dia menyaksikan perempuan itu sedang menuntun anak," lanjut Ardian. 

Akibat Isu Medsos Soal Penculikan, Perempuan Ini Nyaris DiamukPerempuan yang diduga penculik anak 


Ardian menduga warga hanya salah paham saja. Warga termakan banyak berita melalui media sosial (medsos) tentang penculikan anak yang belum tentu dipastikan kebenarannya. Tuduhan tidak benar pun tercipta sehingga secara membabi buta warga pun menelan informasi itu mentah-mentah.

Ardian mengatakan bahwa perempuan itu tidak membawa identitas. Berdasarkan keterangan lisannya, dia mengaku bernama Indah Permata Sari dan pernah tinggal di sekitar kawasan Bungurasih, Sidoarjo. Polisi yang mengecek ke lokasi menemukan bahwa ada warga yang pernah melihat perempuan itu di kawasan tersebut.

"Perempuan itu ngemper, tidur-tiduran di emperan toko di Bungurasih," kata Ardian.

Meski sudah menyebutkan nama, namun polisi tak percaya begitu saja dengan pengakuan perempuan itu. Karena setiap ditanya, jawaban yang diberikan terkesan asal jawab saja dan sering tidak masuk akal. 

"Kami masih berusaha mencari tahu tentang perempuan ini. Untuk sementara kami akan berkoordinasi dengan dinas sosial untuk penampungannya. Yang pasti, perempuan ini bukan pelaku penculikan, apalagi bawa-bawa karung. Tidak ada yang melihat perempuan itu bawa karung" tandas Ardian.

Friday, March 3, 2017

Raja Salman tatap muka dengan 36 tokoh Islam, Nama Rizieq Hilang Kemana ada yang tau?



Magazine Daily QQ - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memfasilitasi salah satu agenda Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz al-Saud di Indonesia, bertemu dengan tokoh-tokoh Islam. Ada sekitar 36 tokoh Islam yang diundang ke Istana Negara bertatap muka dengan Raja Salman.

"Karena keterbatasan waktu, hanya tiga tokoh yang bisa mengajukan pertanyaan kepada Raja Salman. Dimulai dari Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin," ujar Jokowi membuka pertemuan tertutup tersebut di Istana Negara, Kamis (2/3).

Selain Ma'ruf Amin mewakili NU yang mengajukan pertanyaan, ada Yunahar Ilyas yang mewakili PP Muhammadiyah dan Habib Muhammad Luthfi yang merupakan seorang syekh kelahiran Pekalongan, Jawa Tengah.


Raja Salman di Istana Negara Setpres RI

"Intinya para tokoh agama Islam di Indonesia, pertama, menyampaikan rasa syukur atas datangnya Raja Salman kemudian berterima kasih atas kerjasama dan perhatian yang luar biasa yang telah diberikan Pemerintah Arab Saudi kepada Indonesia," kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin ditemui usai pertemuan tersebut, Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/3).
Berikut Daftar 36 tokoh Islam yang melakukan pertemuan dengan Raja Salman di Istana Merdeka, Jakarta. 

1. KH. Hasan Abdullah Sahal sebagai Pimpinan Pesantren Moderen Gontor Ponorogo
2. KH. Azzaim Ibrahimy sebagai Pimpinan Pesantren Salafiyah Syafiiyah Situbondo
3. KH. Ahmad Mohammad Tidjani sebagai Pimpinan Pesantren Al Amin Sumenep
4. KH. Syukron Ma'mun sebagai Pimpinan Pesantren Darurrahman Jakarta
5. KH. Mahrus Amin sebagai Pimpinan Pesantren Darunnajah Jakarta
6. KH Kholil As'ad sebagai PP Walisongo Asembagus Situbondo
7. Ustaz Arifin Ilham
8. Ustaz Yusuf Mansur
9. KH Ma'ruf Amin sebagai Ketua Umum MUI
10. KH Din Syamsuddin sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI
11. Nasaruddin Umar sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal
12. KH Said Aqil Siradj sebagai Ketua Umum PBNU
13. KH Haedar Nasir sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah
14. Aceng Zakaria sebagai Ketua Umum Persis
15. Muhammad Siddik sebagai Ketua Umum DDII 
16. Abdullah Jaidi sebagai ketua umum Al-Irsyad al-Islamiyah
17. Yusnar Yusuf sebagai ketua umum Jamiyyatul Washliyah
18. Ahmad Satori Ismail sebagai ketua umum Ikadi
19. Sadeli Karim sebagai ketua umum Mathla'ul Anwar
20. Basri Barmanda sebagai ketua umum Perti
21. Hamdan Zoelva sebagai ketua umum Syarikat Islam 
22. Masdar F Masdu'i sebagai ketua umum DMI 
23. Abdillah Syam sebagai ketua umum LDII
24. Habib Zain bin Umar bin Smith sebagai ketua umum Rabitah Alalawiyah
25. Habib Nabil al Musawa sebagai Ketua Majelis Syuro Majelis Rasulullah 
26. Jimly Asshiddiqie sebagai ketua umum ICMI
27. Zannuba Arifah Chafsoh Rahman Wahid (Yenny Wahid) sebagai Direktur The Wahid Institute 
28. Siti Noordjannah Djohantini sebagai ketua umum PP Aisyiyah 
29. Khofifah Indar Parawansa sebagai ketua umum Muslimat NU 
30. Atifah Thaha sebagai ketua umum DPP Wanita Islam 
31. Syifa Fauzia sebagai ketua umum Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) 
32. Habib Hasan bin Ja'far Assegaf sebagai ketua umum Majelis Nurul Musthofa
33. Hasyim Muzadi sebagai Wantimpres
34. Prof Quraish Shihab sebagai mantan Menteri Agama RI
35. Prof Bambang Sudibyo sebagai ketua Baznas
36. Habib Muhammad Luthfi bin Yahya sebagai ketua MUI Jateng. 

Wednesday, March 1, 2017

Berkat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Ada 500 Mahasiswa Terima KJP 18 Juta Tahun Ini



Magazine Daily QQ – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menganggarkan dana bantuan pendidikan untuk mahasiswa yang diterima di perguruan tinggi negeri.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Andrianto mengatakan, anggaran Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) sudah masuk di APBD DKI 2017.

“Anggarannya untuk tahun ini sekitar Rp 58 miliar, jumlah pesertanya lebih kurang 594 peserta ya,” ujar Sopan ketika dihubungi, Senin (30/1/2017).

Sopan mengatakan, 594 peserta ini merupakan siswa SMA yang diterima di 46 perguruan tinggi negeri di Indonesia.


Mereka mendapatkan Rp 18 juta per tahun atau Rp 9 juta per semester. Menurut Sopan, jumlah penerima KJMU bisa saja bertambah seiring dengan penerimaan mahasiswa baru nanti.

“Kalau nanti semakin (banyak) diterima (di PTN), nanti dananya disiapkan,” kata dia.

Ia mengatakan, selama ini program KJMU sudah membantu warga kurang mampu yang tidak bisa membiayai anaknya di bangu kuliah.

Sopan juga mengatakan, sedang ada pembahasan untuk menambah besar dana KJMU. Hal ini sesuai dengan keinginan Gubernur non-aktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.

Sebab, besar kebutuhan mahasiswa di tiap perguruan tinggi negeri berbeda-beda.

“Itu sedang kami proses. Nanti akan disesuaikan dengan kampus atau jurusannya, kan tidak mungkin kuliah kedokteran sama dengan manajemen, jadi mungkin kami akan menyesuaikan,” ujar Sopan.

Tuesday, February 28, 2017

Wakil Gubernur DKI mengomentari soal Masjid Tolak Salatkan Jenazah di Setiabudi


Magazine Daily QQ, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyayangkan adanya sejumlah masjid di Jakarta yang menolak mensalatkan jenazah orang yang mendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
"Sesuatu berlebihan itu tidak baik. Kebencian berlebihan itu tidak baik," ujar Djarot di kawasan Cipinang Muara, Jakarta Timur, Minggu, 26 Februari 2017.

Menurut Djarot, adanya penolakan tersebut sebagai reaksi dari kasus dugaan penistaan agama yang menjerat Ahok. Padahal, saat ini Ahok sudah diproses hukum.
Djarot menilai ada unsur politik dalam kebijakan beberapa masjid yang melarang mensalatkan jenazah orang yang mendukung Ahok. Hal tersebut menurutnya merugikan langkah mereka di putaran kedua.
"Pasti (dirugikan). Itu kan tulisannya untuk pendukung dan pembela penista agama. Itu kan buat menolak Pak Basuki tujuannya. Hanya tidak ditulis saja," ujar Djarot.
Menurut Djarot, jika ada sekelompok orang yang tidak menerima Ahok, maka dapat direalisasikan di bilik suara. Ketimbang membuat aturan tak mensalatkan orang yang mendukung Ahok.
"Kalau enggak setuju, enggak apa-apa. Nanti pada saat di bilik suara, tentukan suaranya. Supaya Jakarta damai. Jangan justru menakut-nakuti," ujar Djarot.
Beberapa waktu lalu, Masjid Al Jihad di Setiabudi, Jakarta Selatan, mendadak jadi sorotan publik. Poster besar bertuliskan: 'masjid ini tidak mensalatkan jenazah pembela penista agama', terbentang di masjid tersebut.

SRI MULYANI TANTANG SIAPA SAJA NYIRYIR YANG MENGATAKN SERAPAN APBD DKI AHOK RENDAH , INI BUKTI BUKTI APBD DKI JAKARTA MAJU PESAT SEJAK DI PIMPIN PAK AHOK , SAYA SIAP MENGUNDURKAN DIRI JIKA PERYATAAN SAYA SALAH.



Magazine Daily QQ, Jakarta, Semasa kepemimpinan Ahok, maka kita semua terbuka lebar mengenai banyak hal. Yang pertama adalah dana CSR yang dulu sepertinya kurang disorot, tapi Ahok memanfaatkan dengan sangat maksimal sehingga hasilnya dapat dilihat dari banyaknya RPTRA yang dibangun tanpa APBD DKI Jakarta sama sekali alias nol. Ini berarti penghematan yang sangat luar biasa. Dengan modal sekecil-kecilnya ahok mampu membangun dengan maksimal.

Yang kedua adalah Ahok membongkar dana siluman yang jumlahnya belasan triliunan yang salah satunya digunakan untuk membeli UPS yang harganya lebih mahal dari rumah mewah. Sekali lagi, tanpa Ahok mata kita selama ini selalu tertutup rapat mengenai apa yang sebenarnya terjadi.

Kembali lagi ke CSR, efek sampingnya adalah penghematan APBD. Tapi apresiasi ini malah dibalas dengan kritikan tidak berdasar karena serapan APBD DKI Jakarta mencapai sekitar 60% saja. Dan lucunya, ini dianggap beberapa orang (yang entah lugu atau tidak tahu) sebagai tanda banyak proyek atau pun pembangunan tidak berjalan.

Jika dilogikakan mentah-mentah, ini cukup masuk akal. 40% tidak terpakai berarti ada proyek yang terhenti. Tapi coba baca pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Sri Mulyani Indrawati beberapa hari lalu mengungkapkan kesedihannya dengan pengelolaan APBN. Bukan soal penerimaan, melainkan realisasi belanja yang masih jauh dari yang diharapkan. Anggaran belanja memang dihabiskan oleh masing-masing Kementerian Lembaga namun efektivitasnya masih rendah.

Contohnya anggaran pendidikan tahun 2006 yang hanya sebesar 175 triliun dan sekarang mencapai Rp 400 triliun.

“Sekarang sudah lebih dari Rp 400 triliun. Are you enjoying the same quality? Kita tetap melihat bangunan sekolah yang tidak ada atapnya atau anak-anak sekolah yang belum layak,” kata Sri Mulyani.

Begitu juga dengan tunjangan guru yang nilainya mencapai kisaran Rp 25 triliun setiap tahunnya. Akan tetapi, apakah ini meningkatkan kualitas pengajaran?

Mari saya jawab. Sampai sekarang pendidikan di negara kita kalah jauh dengan negara tetangga, apalagi Singapura yang bagai langit dan palung laut. Saya cukup tergelitik, kenapa yang pendidikan yang jadi contoh? Mungkin menyentil seseorang yang itu lho, saya tak mau katakan, tapi pembaca Seword yang cerdas pasti sudah bisa menebak sebelum saya menanyakan ini.


 
Pengelolaan APBN, kata Sri Mulyani tidak hanya tentang bagaimana uang bisa masuk, namun juga keluar dengan tepat. APBN menjadi instrumen penting untuk menyelesaikan kemiskinan yang mengakar di Indonesia.

Pernyataan Sri Mulyani sebenarnya menyentil penggunaan anggaran yang tidak tepat sasaran sehingga efektivitas hasil sangat rendah. Serapan tinggi atau serapan malsimal hingga habis bukan jaminan bahwa tujuan atau sasaran dapat tercapai. Bahkan dalam banyak kasus, terutama di negara kita tercinta ini, serapan yang tinggi sering berakhir dengan dana disunat, dicuri, digelembungkan, bahkan dikorupsi.

Sebelum Ahok ada, mata kita seolah tertutup. Setelah menjabat, barulah banyak ditemukan banyaknya dana siluman yang mencengangkan. Dengan dana CSR saja Ahok bisa menunjukkan hasil yang spektakuler. Jika mau jujur, serapan APBD DKI yang rendah saat ini ternyata jauh lebih banyak hasilnya ketimbang tahun-tahun sebelumnya di mana APBD habis digunakan tapi hasilnya? Ngakak deh.

Satu hal yang terus saya pikirkan sejak Ahok mampu membangun dengan serapan APBD yang rendah, mungkin saja APBD DKI Jakarta tidak perlu sebesar 70 triliun seperti sekarang. Dengan etos kerja tanpa korupsi, dengan suntikan dana CSR yang dimanfaatkan sebaik mungkin, mungkin APBD tidak perlu sebesar sekarang. Ini hanya menurut perkiraan awam saya saja.

Mental korupsi ini yang bikin dana menggelembung tidak karuan. Dana diserap maksimal, tapi kadang tidak nampak hasilnya. Buat apa? Jadi bagi yang bertanya-tanya apalagi nyinyir tidak jelas mengenai serapan yang rendah, lihat saja pembangunan yang terjadi di Jakarta dan bandingkan dengan Gubernur dulu. Itu sudah bisa jadi bukti untuk membantah. Serapan maksimal tidak berarti pembangunan maksimal, terkadang malah korupsi ikut maksimal. Kalau dipakai tidak tepat sasaran, sebanyak apa pun uang takkan cukup, apalagi buat korupsi berjamaah.

Jika Sri Mulyani sedih melihat pengelolaan APBN, rakyat (yang waras) bahkan lebih sedih lagi, karena APBN juga berasal dari uang rakyat.

Bagaimana menurut Anda?

Sunday, February 26, 2017

Soal Kisruh Freeport, Prabowo Minta Pemerintah Hormati AS


Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto berharap ada solusi terbaik bagi Pemerintah Indonesia yang sedang mengalami kekisruhan dengan PT Freeport Indonesia.
"Mudah-mudahan ada solusi yang semua menanglah, kepentingan republik harus dipikirkan, (termasuk) kepentingan investor," katanya di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (26/2/2017).
Tanpa memerinci, Prabowo menyebutkan bahwa Amerika Serikat pernah membantu bangsa Indonesia pada beberapa hal.
"Jadi kita juga harus menghormati orang-orang yang pernah membantu kita," ujarnya.
Hal tersebut disampaikan Prabowo usai meresmikan kantor DPD Partai Gerindra Jawa Tengah di Jalan Kanguru Raya Nomor 12 Kota Semarang.
Pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2017 tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara, memperpanjang pelaksanaan ekspor konsentrat dengan sejumlah syarat, yakni pemegang KK harus beralih operasi menjadi perusahaan IUP (Izin Usaha Pertambangan) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) serta membuat pernyataan kesediaan membangun "smelter" dalam jangka waktu lima tahun.
Syarat lain adalah kewajiban divestasi hingga 51 persen.
Pemerintah menyodorkan perubahan status PTFI dari sebelumnya Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) agar bisa tetap melanjutkan operasi di Indonesia.
Sementara itu, Freeport bersikeras tidak dapat melepaskan hak-hak hukum yang diberikan dalam Kontrak Karya 1991 silam.
Lantaran tidak ingin beralih status menjadi IUPK dan bersikukuh mempertahankan status Kontrak Karya (KK), Freeport hingga saat ini menghentikan aktivitas produksi sehingga menyebabkan banyaknya karyawan yang dirumahkan dan diberhentikan.
Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menegaskan pemerintah sudah siap jika pihak PT Freeport Indonesia benar-benar membawa kasus perubahan status Kontrak Karya ke Mahkamah Arbitrase Internasional.
Gugatan ke arbitrase itu memang bisa dilakukan Freeport jika tidak menerima syarat-syarat yang diajukan pemerintah. 

Dinilai Manjur, Pemerintah Koordinasi Pajak Kantong Plastik


Magazine Daily QQ, Jakarta-- Pemerintah Indonesia menyatakan kebijakan pajak kantong belanja plastik secara kuantitas menekan penggunaan kantong plastik. 

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya mengatakan bahwa hasil uji coba menunjukkan secara kuantitas memang terdpat penurunan yang signifikan dalam penggunaan kantong plastik.

Untuk menciptakan kebijakan yang holistik dan tepat untuk dijalakan, ia mengaku harus berkomunikasi dengan kementerian lain seperti Kementerian Keuangan, Kementerian Perindustrian, dan hal yang paling berdampak dari tiap kebijakan adalah industri dan masyarakat atau komunitas.

"Kami harus mendengar juga suara dari produsen plastiknya, dari pedagang plastiknya, dari komunitasnya yang meminta akuntabilitas dari para peritelnya. Ini tengah kami diskusikan terus, dan setelah saya banyak berdiskusi dengan asosiasi plastiknya. biodegradable plastic, atau jenis lainnya juga kita sedang kaji saat ini, untuk jadi alternatif," katanya seperti dilansir dari Antara, Sabtu (25/2).

Ia menambahkan, sekitar 1.000 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) telah berperan aktif dalam upaya penyadaran kepada masyarakat akan pentingnya mengelola sampah. Hal ini merupakan kesempatan bagi pemerintah untuk mempererat mata rantai komunitas yang sekaligus pelaku gerakan bersih sampah ini, ujar dia.

United Nations for Environment Program (UNEP) mencatat, setiap tahunnya sebanyak 0,5 hingga 1,3 juta ton sampah plastik masuk ke perairan Indonesia. Sampah tersebut tidak hanya berasal dari Indonesia, namun juga dari negara lain, seperti Asia Timur, atau negara-negara yang memiliki koneksi jalur laut dengan Indonesia, serta sungai.

Direktur UNEP Erik Solheim menegaskan, hal ini adalah waktu terakhir mengatasi masalah plastik yang mengotori lautan. Polusi plastik menyerang pantai Indonesia, menetap ke dasar laut di Kutub Utara, dan naik melalui rantai makanan. 

"Selama ini kita telah berdiam diri terlalu lama, sedangkan permasalahan ini semakin parah. Hal ini harus kita hentikan," katanya.

Indonesia memiliki target untuk mengurangi 70 persen sampah yang ada wilayah perairan lautnya. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, pada acara kampanye Global PBB untuk Laut Bersih, di Nusa Dua Bali, Kamis (23/2). Pernyataan Menko Kemaritiman Luhut juga dibenarkan oleh Menteri LHK. 

"Ketika kita bilang 70 persen adalah target kita, maka pengertiannya adalah 70 persen dari 65 juta ton sampah di Indonesia (one in one year)," ujar Siti.

Sebagai catatan, sekitar 14 persen dari target tersebut adalah sampah plastik. Di dalam rencana jangka menengahnya, Indonesia bertekad untuk mengurangi sampah plastik sebanyak 70 persen di tahun 2025.

"Hal yang paling penting adalah membangun kesadaran untuk menjaga kebersihan, serta usaha yang berkesinambungan dan secara terus menerus dilakukan. Dan ini hanya bisa dilakukan bila komunitas atau masyarakat mendukung gerakan bersih laut," lanjutnya



Saturday, February 25, 2017

RI-1 Merapatkan Barisan Menghadapi Freeport


Menghadapi Freeport itu sungguh bukan perkara mudah. Meskipun nilai kapitalisasinya tidak besar, tapi kukunya sudah begitu dalam menancap di daging Indonesia. Freeport juga menjadi bagian dari sejarah hubungan kuat Indonesia dan Amerika.

Permasalahan terbesar dari kasus merebut kembali Freeport adalah peran kuat para mafia yang berasal dari bangsa sendiri yang sekian lama mengecap pundi-pundi manis dari mereka.

Jadi ini sebenarnya bukan lagi pemerintah melawan asing, tetapi juga melawan bangsa sendiri. Mirip dengan kasus Petral, dimana akhirnya pemerintah harus berhadapan dengan bangsa sendiri.

Pasal-pasal dalam Kontrak Karya yang menganak-emaskan Freeport dibuat dengan persetujuan bangsa sendiri. Begitu juga dengan peraturan pemerintah terdahulu yang dibuat tumpang tindih, sehingga menguntungkan posisi Freeport ketika mereka berbicara dalam wilayah hukum.

Karena itulah orang nomor 1 di indonesia Presiden Joko Widodo merapatkan barisannya, para menteri-menterinya yang juga panglima perangnya. Konsolidasi antara Jonan Menteri ESDM dan Sri Mulyani Menteri Keuangan semakin rapat, karena pemerintah harus menguasai segala aspek hukum dan keuangan.

Begitu juga Menko Maritim Luhut Panjaitan ikut bersuara keras mendukung langkah pemerintah membawa kasus ini ke arbitrase.

Rapatnya barisan ini juga dilakukan dengan koordinasi TNI dan Polri. Diluar itu, ada ormas besar Islam Nahdlatul Ulama yang menyatakan dengan jelas berada di belakang pemerintah.

Jadi kita akhirnya paham, kenapa Presiden RI, Joko Widodo memprioritaskan untuk membangun Papua dengan investasi besar-besaran di bidang infrastruktur. Investasi ini sangat penting untuk menghadapi situasi seperti ini. Papua harus siap, harus maju, harus sejahtera supaya tidak mudah di provokasi untuk merdeka.

Jokowi sudah menyiapkan medan peperangan sejak awal..

Apakah selesai?

Belum. Ini baru permulaan. Siap-siap kita diguncang isu bahwa China akan masuk Freeport untuk memanaskan isu anti cina yang sudah beredar.

Sepertinya harus seruput kopi/ Teh dulu sambil mengamati perkembangan yang terjadi.

Angkat cangkirnya..


"Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” Bung Karno.

Friday, February 24, 2017

Pembangunan MRT Jangan di pusingin


Magazine Daily QQ, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku diminta Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo untuk tak terlalu memusingkan sumber pendanaan pembangunan mass rapid transit (MRT).
Menurut Ahok, pernyataan Jokowi itu disampaikan saat meninjau proyek MRT tahap pertama (Lebak Bulus - Bundaran Hotel Indonesia) bersama Ahok.

Ahok mengatakan, untuk pembangunan tahap kedua dan ketiga nanti, Jokowi berpesan padanya pembangunan bisa didanai pinjaman asing seperti halnya tahap pertama yang didanai pinjaman Jepang.
Tahap dua nantinya akan melayani rute Bundaran Hotel Indonesia (HI) - Ancol Timur dan tahap ketiga yang akan menghubungkan Cikarang, Jawa Barat - Balaraja, Banten.
"Beliau (Jokowi) katakan, jangan pikirkan dana," ujar Ahok usai meninjau pengerjaan konstruksi bawah tanah MRT di bakal Stasiun Setiabudi, Jakarta Pusat, Kamis, 23 Februari 2017.
Ahok menilai, saran Jokowi tersebut dimungkinkan karena ada banyak negara yang sudah tertarik memberi pinjaman untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia.
Sementara itu,nantinya saat telah beroperasi pada 2019, Ahok menyebut Pemerintah Provinsi DKI akan menjalankan mekanisme subsidi Public Service Obligation (PSO) atau subsidi yang membuat harga tiket MRT dapat terjangkau.
"DKI tanggung PSO itu dari pelaksanaan aturan ERP (electronic road pricing/jalan berbayar elektronik) nantinya. Sehingga terjadi administrasi keadilan sosial kan," ujar Ahok.

Masi Ingat Firza Husein? Pasti Ingat dong ya



Magazine Daily QQ, Jakarta - Firza Husein akhirnya dapat menghirup udara segar, setelah Polda Metro Jaya mengabulkan surat permohonan penangguhan penahanannya.

Namun, tersangka kasus dugaan makar itu tak langsung pulang ke rumahnya di Jalan Makmur, Lubang Buaya, Jakarta Timur. Dia langsung singgah ke rumah saudaranya setelah keluar dari Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

"Lagi di rumah saudaranya. Rumah kerabatnya, sepupu kalau enggak salah. Masih di daerah Jakarta Timur, kok," ujar pengacara Firza, Azis Yanuar, yang ikut menjemput Firza di Mako Brimob, Kelapa Dua, saat dikonfirmasi Liputan6.com, Jakarta, Kamis 23 Februari 2017.

Firza memilih singgah ke rumah saudaranya itu untuk menangkan diri dan berkumpul bersama anaknya. Sebab, selain kondisi kesehatannya menurun, dia mengalami tekanan psikologis.

"Biar psikologisnya normal dulu. Juga biar bisa ngumpul sama anaknya yang perempuan dulu," tutur Aziz.

Namun, Aziz tak mengetahui alamat saudara Firza. Sebab, usai penandatanganan surat penangguhan penahanan, tim pengacara menyerahkan Firza kepada pihak keluarganya. Yang jelas Firza rumah saudaranya masih berada di wilayah Jakarta Timur.

"Aku juga enggak tahu. Karena kemarin kan aku taruh, aku kasih adiknya, tanda tangan, tanda tangan terus dibawa adiknya. Pisah di Mako Brimob," ucap Azis.

Sementara, ketua RT setempat menyebutkan, rumah yang ditempati Firza tersebut sejatinya milik orangtuanya. Firza bukan lagi warga di permukiman tersebut. 

"Kalau Firza nya bukan warga saya, dia emang dari kecil tinggal di sini, tapi semenjak sekolah dia udah enggak tinggal di sini. Yang terdaftar warga sini itu ayahnya H Husein Maskati sama ibunya Hj Balqis dan saudara perempuannya Fairuz," ujar Ketua RT 03 Mat Yasien, di kediamannya, Kamis 23 Februari 2017.

Yasien menegaskan rumah orangtua Firza Husein itu telah lama kosong, karena orangtuanya pergi ke Palu, Sulawesi Tengah, karena sakit. Namun, Yasien sempat beberapa kali bertemu adik Firza, yakni Fairuz.



Alasan Penangguhan


Penahanan Firza Husein ditangguhkan sejak Rabu sore 22 Februari 2017. Dengan begitu, dia secara otomatis dipulangkan ke rumahnya setelah 23 hari ditahan di Rutan Mako Brimob.

"Kemarin sudah kita acc (setujui) penangguhan penahanannya. Penahanannya sudah kita tangguhkan kemarin sore," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis 23 Februari 2017.

Polisi menyebutkan, alasan dikabulkannya permohonan penangguhan penahanan Firza berdasarkan pada subjektivitas penyidik. Pertama, pertimbangan kondisi kesehatannya.

"Salah satunya kesehatan juga, terus pemeriksaan (kasus makar) juga sudah selesai," tutur Argo.

Penangguhan penahanan ini juga dikabulkan lantaran pihak keluarga menjamin Firza akan bersikap kooperatif. Meski tak lagi ditahan, Firza tetap wajib melapor.

Polisi juga tidak mengirimkan permohonan surat pencekalan untuk Firza ke Ditjen Imigrasi. Polisi sewaktu-waktu bisa saja memanggil Firza jika ada keterangan lain yang diperlukan terkait kasusnya.

"Kalau nanti masih ada kekurangan ya diperiksa lagi, kita tambahin," Argo menandaskan.

Sementara, pengacara Firza, Azis Yanuar, mengaku mendapat kabar penangguhan penahanan secara mendadak. Dia pun bergegas menuju Mako Brimob untuk menjemput Firza.

Firza yang dikabarkan menderita penyakit jantung koroner dan penyempitan pembuluh darah selama ditahan itu, terlebih dulu menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum menghirup udara bebas.  

"Semalam sebelum keluar di-check up dulu, terus keluar dibawa deh sama keluarga sekitar pukul 21.00 WIB," ujar Azis saat dihubungi Magazine Daily QQ, Jakarta, Kamis 23 Februari 2017.

Menurut Azis, tak ada perubahan signifikan pada kondisi kesehatan Firza selama ditahan maupun sesaat jelang penangguhan penahanan.

"Darahnya tinggi, 140/90, terus kepalanya pusing, dan mesti istirahat total. (Dibanding sebelumnya) ya masih tetep sih, karena kan tekanan batin, dampak psikologis," tutur Aziz.

Kelanjutan Kasus Chat Seks


Selama ditahan di Rutan Mako Brimob, Firza Husein tak hanya diperiksa terkait kasus dugaan makar, tapi juga beberapa kali diperiksa sebagai saksi kasus chat seks yang diduga dengan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Lalu, bagaimana kelanjutan penyidikan kasus chat seks setelah Firza tak lagi meringkuk di tahanan?
Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono memastikan, status tersangka kasus dugaan makar tetap melekat pada Firza meski tak lagi ditahan. Wanita berhijab itu juga wajib lapor.

"Penangguhan penahanan sudah kita keluarkan kemarin. Yang bersangkutan wajib lapor seminggu sekali," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis 23 Februari 2017.

Argo juga memastikan proses penyidikan perkara kasus chat seks tetap berjalan. Penyidik sewaktu-waktu dapat memanggil Firza, jika diperlukan keterangan tambahan terkait perkara tersebut.

"Kalau pemeriksaan kurang nanti akan kita tambahin, sementara sudah cukup," Argo menandaskan.

Dihubungi terpisah, pengacara Firza, Azis Yanuar memastikan kliennya akan bersikap kooperatif terhadap proses hukum yang berjalan. Firza siap diperiksa sebagai tersangka dugaan makar dan saksi kasus chat seks.

"Iya (termasuk kasus chat seks), siap kooperatif," ucap Azis.

Dia mengaku bersyukur atas penangguhan penahanan yang telah diminta sejak pertama kali Firza ditahan. Sejauh ini, tim pengacara belum memiliki rencana menempuh upaya hukum lain atas penetapan status tersangka, penangkapan, dan penahanan terhadap kliennya.

"Dari awal kan kita enggak ada niat konfrontatif, tidak ada tempuh upaya hukum alternatif lain yang memang bisa jadi opsi. Karena kita anggap kita menghormati untuk mengungkap kebenaran," kata Azis.

Firza Husein dijemput paksa dari rumahnya di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur, pada Selasa 31 Januari 2017. Saat itu juga, Firza langsung ditahan dan diperiksa sebagai tersangka dugaan makar di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Pemeriksaan Firza sempat tertunda lantaran kondisi kesehatannya mendadak drop. Sejak saat itu, tim pengacara mengajukan permohonan penangguhan penahanan dengan alasan kesehatan kliennya.

Namun, permohonan penangguhan penahanan tak kunjung direspons kepolisian. Penyidik bahkan sempat memperpanjang masa penahanan Firza pada Senin 20 Februari 2017.

Selama mendekam di Rutan Mako Brimob, Firza tak hanya diperiksa terkait kasus dugaan makar. Beberapa kali ia juga diperiksa penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terkait kasus chat seks, yang diduga melibatkan dirinya dengan pemimpin FPI Rizieq Shihab.

Dalam kasus chat seks, Firza masih diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi. Belum ada tersangka dalam kasus pornografi ini, meski perkaranya sudah naik ke tahap penyidikan.

Sementara, Rizieq Shihab sebelumnya membantah tudingan adanya chat seks dengan Firza Husein, yang sempat beredar di media soial. Menurut dia, chat seks tersebut fitnah terhadap dirinya.

Tutorial Blogger

Tutorial Komputer

Tutorial Install Karaoke